مكتب الدعوة الإسلامية

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di UIR: Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Kepedulian Sosial

Penulis: Dewinta Maharani | Editor: Fatimah Lubis

PEKANBARU – Universitas Islam Riau (UIR) melalui Direktorat Dakwah Islamiah (D2I) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Al-Munawwarah UIR, Jumat (28/8/2026). Mengusung tema “Cahaya Maulid, Cita Milad: UIR Berakhlak, Berilmu, Berdampak”, kegiatan tersebut diikuti oleh civitas akademika Universitas Islam Riau.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menghadirkan Dr. Adian Husaini, S.Kh., M.Si., cendekiawan Muslim dan akademisi yang juga menjabat sebagai Ketua Program Doktor Pendidikan Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, sebagai penceramah. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi civitas akademika UIR untuk meningkatkan pemahaman keislaman sekaligus merefleksikan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Direktur D2I UIR, Assoc. Prof. Dr. H. Saproni, B.Ed., M.Ed., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan keislaman dan mempererat silaturahmi antar-civitas akademika UIR.

Menurutnya, momentum Maulid Nabi dapat menjadi pengingat bagi seluruh keluarga besar UIR untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW serta mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Hal senada disampaikan Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H. Ia menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan momentum penting untuk kembali merefleksikan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai akhlak mulia, kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, serta kepedulian sosial menjadi pesan yang sangat relevan dengan semangat UIR dalam membangun generasi yang unggul dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Dr. Adian Husaini, S.Kh., M.Si., mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada rutinitas tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memahami dan mengamalkan ajaran Rasulullah SAW dalam membangun kualitas moral dan peradaban.

“Risalah Rasulullah SAW merupakan asas serta fondasi metafisik, moral, dan kultural yang mentransformasikan kawasan Melayu dari peradaban mistik-mitologis menjadi peradaban Melayu Islami yang beradab dan berpengetahuan,” ungkapnya di hadapan para jamaah.

Dr. Adian juga menekankan pentingnya pembentukan karakter dan pendidikan akhlak bagi generasi muda. Menurutnya, kemajuan zaman dan modernisasi perlu diiringi dengan penguatan iman, ilmu, dan akhlak agar generasi muda tidak kehilangan nilai-nilai moral dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Selain tausiyah, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di UIR juga diisi dengan aksi kepedulian sosial berupa penyerahan santunan kepada anak-anak yatim di lingkungan UIR. Santunan tersebut diserahkan secara langsung oleh Rektor UIR sebagai bentuk kepedulian dan komitmen untuk menumbuhkan nilai berbagi di lingkungan kampus.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan bagi Universitas Islam Riau, seluruh civitas akademika, serta kemajuan umat Islam. Melalui peringatan Maulid Nabi ini, UIR berharap semangat keteladanan Rasulullah SAW dapat terus diwujudkan dalam kehidupan akademik dan sosial, sejalan dengan semangat UIR Berakhlak, Berilmu, dan Berdampak.

Facebook
Twitter
WhatsApp